Sabtu, 02 Juli 2011

Love Story 'Justin Bieber' Part VI

" KRIIIIIIIIING,, KRIIIIIIIIIIIING ..." bel ku berbunyi saaaaangaat berisik ..
aku langsung terbangun dan berpakaian ,," MOrning honey ,, hey, wait, kamu mau kemana ?"
"aku ? ya mau pergi sekolah dong, kemana lagi ?" jawab ku lirih ..
" Kamu kesambet apa sih ? Hari ini kan Hari minggu,, "
" Apa ? Hari minggu ?"
"hahahahahahaha"  , ayah dan ibu menertawakanku ...

aku pun segera kembali ke kamarku, dan mengganti pakaian ku...
ada suara" yang merdu di telinga ku, karna penasaran, akhirnya aku pun melihat ke arah luar jendela ...
WAH,,, ternyata my Boyfriend ,, dia menyanyi di bawah pohon di depan rumah ku, sambil memainkan gitar ...
aku pun turun dan terduduk sambil terpaana melihatnya yang terlalu lihai memainkan Gitar ..
" Hy justin, kamu kelihatan keren pagi ini.. "
" Really ?"
" Ya, "
" Terimakasih, hey, mumpung kamu disini, kamu mau nggak bantu aku untuk nyanyi'in lagu ini? "
" Sure, "

You should pick me
So tell me can you dig it
I'm everything you need girl
So tell me can you dig it
I'll always be your number one, number one fan (dig that)
And I should be your one and only man
You should pick me
So tell me can you dig it
Think of how good it could be girl
So tell me can you dig it
I'll always be your number one number, one fan (dig that)
And I should be your one and only man
You should pick me, Yeah
You should pick me girl
You're my favorite part of the day
And every morning I look forward
To me seeing your face
I just need to see it some more
Baby I'm the kind of guy who can appreciate a girl
As amazing as you
So you gotta be my baby yeah
Cause we'll already be chillin at the beach
I'll take you on a cruise, Watch the sunset while we eat
You can have anything you want girl I'll be your best friend
But most of all baby doll you'll be my love love love

" wooow ,, amazing, suaramu bagus ... " puji Justin ..
" Really ?"
" Yeah ... "
" Thanks dear .."

setelah itu Justin Dapat Telfon  ....
dia tak ingin memberitahuku, tapi aku sangat khawatir, karna, mukanya yang semakin lama semakin berubah, dia menjadi kebingungan, dan pamit pulang ...

Tidak ada komentar:

Posting Komentar